Cara Teratur Menjadi Orang Kaya Baru

Untuk menjadi kaya, perlu kesabaran. Kita umumnya ingin cepat-cepat sekali menjadi kaya dan punya uang banyak. Bahkan saking ngebetnya pengen kaya, kita kadang sudah tidak berpikir rasional lagi. Lihat saja di berita surat kabar ataupun di televisi. Banyak orang yang masih tertipu karena ingin cepat kaya. Baik itu dengan investasi palsu, tukar-menukar valas atau uang asing, penggandaan uang oleh dukun karbitan dan masih banyak lagi. Semua korban umumnya memiliki kesamaan: INGIN CEPAT KAYA. sehingga sudah tidak berpikir rasional atau setidaknya sudah tidak teliti atau berpikir panjang lagi. Sebab semua korbannya takut dengan pepatah : KESEMPATAN TIDAK DATANG DUA KALI. ;)

Jangan terus bermimpi jadi orang kaya mendadak. Kita harus sadar, kalo kita sudah tidak ada lagi PORKAS, SDSB, Judi Togel dan segala macam jenis lotere yang “dihalalkan” oleh pemerintah. Kalo begitu apa yang harus dilakukan ? KERJA KERAS. tapi tidak cukup hanya dengan kerja keras, kita juga harus mengelola keuangan kita dengan baik. jangan sampai Pengeluaran kita lebih besar dari Pendapatan, atau bahasa jadulnya “Lebih besar Pasak daripada Tiang”….:)

Saya punya 5 tips sederhana bagi anda untuk urusan cara kelola-mengelola finansial atau keuangan ini :
1. Tentukan Klasifikasi dan Prioritas
Klasifikasikan semua hal untuk anggaran atau alokasi dananya.
Misalnya dibagi ke dalam 4 kelompok besar : (a) penting dan mendesak, (b) mendesak, (c) penting dan (d) tidak penting ataupun mendesak (contoh hiburan :) ).

2. Rencana
Anda harus punya rencana untuk uang yang anda dapatkan. Jika tidak ada rencana yang jelas, uang relatif akan lebih cepat habis. Buatlah daftar belanja atau pos belanja yang kira-kira akan anda lakukan selama satu bulan. Sesuaikan juga rencana yang dibuat dengan klasifikasi dan prioritas yang telah ditetapkan. Usahakan biaya untuk rencana sebulan tersebut jangan melebihi gaji / penghasilan bulanan rata-rata anda perbulannya.

3. Pencatatan
Catatlah semua pemasukan dan pengeluaran yang terjadi. Bagian ini merupakan bagian paling susah, tapi anda harus melakukannya. Setidaknya anda harus membuat pembukuan akutansi sederhana yang dapat menerangkan setiap transaksi, baik untuk pemasukan maupun pengeluaran. Bila anda kebingungan, dapat coba dimulai dengan menggunakan 4 kolom: tanggal, uraian (transaksi), penerimaan (aktiva), dan pengeluaran (pasiva).

4. Evaluasi
Lakukan evaluasi secara rutin setiap satu bulan sekali terhadap pendapatan/penerimaan dan pengeluaran yang telah anda lakukan. Dari hasil evaluasi ini, mungkin anda dapat menemukan pengeluaran keuangan yang tidak sesuai dengan rencana, misalkan untuk pulsa yang seharusnya Rp 100 ribu per bulan ternyata membengkak menjadi Rp 200 ribu. Sehingga anda dapat mengambil sikap, apakah pada rencana bulan berikutnya belanja pada pos yang lain dikurangi, atau pos untuk pulsa tersebut harus dijaga jangan sampai melebihi alokasi dana yang telah ditentukan sebelumnya.

5. Kontrol / pengawasan
Dalam pelaksanaan sehari-hari, lakukanlah kontrol / pengawasan terhadap pengeluaran sehingga ketika sebuah pos belanja akan mendekati atau melebihi batas anda dapat mengantisipasinya dengan mengurangi pengeluaran pada pos tersebut atau bersiap-siap mengambil dari pos belanja yang lain. Untuk hal ini anda dapat menggunakan “manajemen amplop”. Di mana setelah transaksi yang anda lakukan, masukkanlah bon atau catatan di secarik kertas ke dalam amplop yang telah ditulisi nama pos belanja beserta alokasi dananya.

Saya telah mempraktekkan tips ini. Dan semakin hari saya semakin tahu ke mana “hilangnya” uang saya, dan berikutnya saya mencoba mengalokasikannya kepada hal yang lebih baik.

Pencarian terkait:

cara menjadi orang kaya - cara jadi orang kaya -

 
 

 

 Tags :   belanja, cara menjadi kaya, manajemen amplop, mengelola finansial, mengelola keuangan, pendapatan, penerimaan, pengeluaran, tips dan trik, uang

Artikel yang berkaitan :

Satu Respon untuk Cara Teratur Menjadi Orang Kaya Baru

  1. William Sanjaya berkata:

    Terima kasih atas Tips nya,
    Semoga Lebih sukses kedepannya Bro ^_^

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>