Object Oriented Analysis dengan Pendekatan UML pada GLS TSP

Referensi? OK. PLAGIAT? JANGAN!
1. Use case diagram

Dengan notasi UML, suatu representasi digramatik dari use-case, yang disebut use-case diagram, dapat diciptakan . Seperti halnya elemen-elemen yang lain dari model analisis, diagram use-case dapat direpresentasikan pada banyak level dari abstraksi.

Selain actor dan use case, pada use case diagram dipakai pula simbol-simbol lainnya. Berikut keterangan dari simbol-simbol tersebut :

a. Uni-directional association dan bi-directional association.
Asosiasi (association) menetapkan suatu aliran cara berkomunikasi. Komunikasi tersebut dapat berupa antara use-case dan actor, antara dua buah class, atau antara class dan interface. Asosiasi merupakan bentuk paling umum dari semua hubungan (relationship) dan secara konsekuensial lemah secara semantik. Uni-directional association merupakan komunikasi satu arah, dimana pada komunikasi tersebut objek yang menerima (receiving) berada pada akhir / ujung dari panah. Sebaliknya Bi-directional association merupakan komunikasi dua arah.

b. Uses relationship dan extends relationship.
Uses relationship mengindikasikan sebuah use-case menggunakan functionality dari use-case lainnya. Use-case yang digunakan umumnya mengandung sejumlah functionality yang ada pada use case lain yang dibutuhkan atau diinginkan. Sedangkan extends relationship mengekspresikan pilihan (optional) atau kondisional dari behavior untuk sebuah use case.

c. Package.
Package (paket) merupakan mekanisme pengelompokan yang digunakan menunjukkan tidak hanya pengelompokan logikal dan fisikal, tetapi juga dapat digunakan untuk menunjukkan pengelompokan use-case, processor dan unit-unit terdistribusi.

d. Note.
Note (catatan) digunakan untuk pembuatan asumsi dan keputusan selama proses analisis dan desain. Note dapat mengandung informasi apa saja, seperti potongan program, atau referensi ke dokumen lainnya. Walaupun demikian note tidak dianggap sebagai bagian dari model.
Pada penelitian ini, level teratas dari use-case diagram dapat dilihat pada gambar berikut.

level teratas dari use-case diagram GLS TSP

Pada gambar tersebut secara garis besar dapat dilihat hubungan yang terjadi antara operator dengan sistem, dimana operator dapat melakukan beberapa hal, yakni :
• Membuat data dan solusi TSP yang baru.
• Melakukan manipulasi untuk data & solusi TSP
• Memerintahkan sistem untuk mencari solusi untuk data TSP yang diberikan.
• Mencetak data dan solusi yang diinginkan
• Menyimpan data dan solusi ke dalam file.
• Membaca data dan solusi dari dalam file.

Untuk detail yang lebih lengkap dari use case yang ada pada diagram tersebut dapat dilihat pada lampiran A.

2. Class Diagram

Setelah model use case dibuat, dilakukan identifikasi untuk klas dan objek yang akan digunakan di dalam sistem (lihat lampiran B). Berdasarkan hasil identifikasi klas dan objek tersebut, dilakukan pembuatan model struktur dari class yang akan menghasilkan hirarki class dan subclass dalam satu atau lebih class diagram.

Class diagram menampilkan eksistensi atau keberadaan dari class-class dan hubungan (relationship) dalam desain logikal dari sebuah sistem. Berikut keterangan dari simbol-simbol yang digunakan pada class diagram :

 

 

a. Class

Merupakan representasi dari class yang dipergunakan dalam sistem. Simbol untuk class tersebut terbagi atas tiga bagian, bagian paling atas berisi nama class, bagian tengah berisi atribut dari class sedangkan bagian paling bawah berisi operasi-operasi yang dimiliki oleh class tersebut.

b. Interface

Sebuah interface menentukan operasi eksternal yang dapat dilakukan oleh sebuah class dan / atau component , dan tidak terdapat implementasi dari operasi tersebut. Sebuah interface biasanya hanya menentukan bagian tertentu (terbatas) dari behavior dari class atau component.

c. Uni-directional association dan bi-directional association

Seperti halnya pada use-case diagram, Uni-directional association atau bi-directional association dipergunakan untuk menunjukkan komunikasi satu arah atau dua arah.

d. Dependency Relationship

Dependency Relationship merupakan hubungan antar dua buah class atau sebuah class dengan sebuah interface yang menunjukkan ketergantungan client class pada supplier class / interface untuk memberikan services tertentu, seperti :
• Client class mengakses sebuah nilai (konstan atau variabel) yang didefinisikan dalam supplier class / interface
• Operasi-operasi dari client class meminta operasi-operasi dari supplier class / interface.
• Operasi-operasi dari client class memiliki tanda yang memberikan / mengembalikan class atau argumen yang merupakan instan dari supplier class / interface.

e. Generalize relationship

Generalize relationship antar class menunjukkan bahwa suatu subclass berbagi struktur atau behavior yang didefinisikan dalam satu atau lebih super class.

f. Realize Relationship

Sebuah realize relationship antara class dengan interface dan antara component dan interface menunjukkan bahwa class melaksanakan suatu operasi dengan memberikan pada interface.

Selain simbol-simbol tersebut, pada class diagram juga dapat mempergunakan simbol package dan note seperti yang ada pada use-case diagram.
Pembuatan class diagram dimulai dengan menggunakan three-tier diagram, yang merupakan salah satu bentuk dari class diagram dan digunakan sebagai level yang paling tinggi teratas.

Multitier architecture adalah sebuah paradigma yang digunakan untuk melengkapi teknik pemodelan lainnya. Arsitektur three-tier sering digunakan sekalipun masih banyak tingkatan (tiers) lainnya yang mungkin. Hal ini dikarenakan three-tier mempermudah pemahaman mengenai komponen yang digunakan untuk membangun aplikasi.

• User Services
User services menyediakan antarmuka (interface) visual untuk penyajian informasi dan pengumpulan data dalam aplikasi. User services menghubungkan pemakai dengan aplikasi dan meminta business services atau data services yang diperlukan untuk mengeksekusi tugas yang diberikan.

• Business Services
Business services merespon pada permintaan dari pemakai (atau business services lain) untuk mengeksekusi tugas yang diberikan. Tugas tersebut diselesaikan dengan cara meminta (request) data service yang dibutuhkan dan menambahkan prosedur formal dan business rules pada data yang relevan. Hal ini mengisolasi pemakai dari interaksi langsung dengan basis data.

• Data Services
Data services memelihara, mengakses dan memperbaharui data, selain itu juga memenuhi permintaan untuk manipulasi data yang telah diinisialisasi oleh business services. Pemisahan data services ini memberikan struktur data dan mekanisme akses untuk dipelihara, diubah, atau bahkan didesain ulang tanpa mempengaruhi business services atau user services.

User services package dapat diperinci lagi menjadi 6 buah subsistem (atau package dalam konteks UML) seperti yang terlihat pada gambar berikut.

Rincian dari user services package GLS TSP

Package-package yang tampak pada gambar tersebut dibangun dengan menggunakan klas-klas yang telah disediakan oleh Borland Delphi ataupun dengan klas-klas baru yang dibuat dalam penelitian ini. Aturan penamaan untuk pembuatan klas-klas baru tersebut disesuaikan dengan aturan penamaan klas pada tool pemrograman Borland Delphi, dimana nama klas dimulai dengan huruf “T”. Salah satu keuntungan penggunaan aturan penamaan ini adalah untuk membedakan antara klas dan objek yang ada / dipakai di dalam sistem.
Pada gambar berikut diperlihatkan klas-klas yang terdapat pada package TParameterForm.

Diagram klas TParameterForm GLS TSP.

Untuk data services package, objek yang digunakan hanya objek yang merupakan instan dari klas TFileStream. Class diagram untuk TFileStream tersebut dapat dilihat pada gambar di bawah ini, sedangkan rincian selengkapnya dari class diagram untuk user services package dan business services package yang dibuat dalam tahap analisis ini dapat dilihat pada lampiran.

Diagram klas TFileStream GLS TSP.

3. Statechart & Activity Diagram

Statechart diagram memodelkan prilaku dinamis dari klas individual atau jenis objek lainnya. Statechart diagram menampilkan urutan dari state-state yang dialami oleh objek, event-event yang menyebabkan transisi dari sebuah state atau aktivitas (activity) ke state atau activity lainnya, dan aksi-aksi yang merupakan hasil dari perubahan sebuah state atau activity. Setiap state merepresentasikan sebuah nama kondisi pada waktu hidup (life) dari sebuah objek selama memenuhi suatu kondisi atau menunggu suatu event. Perbedaan antara statechart diagram dan activity diagram terletak pada penekanannya. Statechart diagram lebih menekankan pada keadaan state yang terjadi sedangkan activity diagram lebih menekankan pada aktivitas yang dilakukan oleh objek.

 

 

Simbol-simbol yang dipakai pada statechart diagram. Start state digunakan untuk menunjukkan secara eksplisit awal alir kerja (workflow) dari event yang menyebabkan suatu transisi. End state merepresentasikan sebuah state terminal atau state akhir. State transition mengindikasikan objek dalam state sumber (source state) akan melakukan beberapa aksi tertentu dan memasuki state tujuan ketika sebuah event tertentu muncul atau ketika beberapa kondisi terpenuhi. State transition merupakan relationship antara dua buah state, dua buah activity atau antara sebuah state dengan sebuah activity. Contoh dari penggunaan statechart diagram ini dapat dilihat pada gambar di bawah ini yang menggambarkan state-state apa saja yang dialami oleh klas TParameterForm.

Statechart diagram untuk TParameterForm.

4. Sequence Diagram

Sequence diagram merupakan alternatif representasi dari interaksi. Sequence diagram menunjukkan interaksi objek dalam urutan berbasis waktu (time-based) – apa yang terjadi pertama kali, apa yang terjadi berikutnya. Sequence diagram membangun peranan (roles) dari objek-objek dan membantu memberikan informasi yang penting untuk menentukan pertanggungjawaban (responsibilities) klas dan interface. Sequence diagram biasanya berhubungan dengan use-case.

Selain actor ( pada use-case diagram ), sequence diagram menggunakan simbol-simbol seperti
:
• Object
Object merupakan instan dari sebuah klas. Penamaan sebuah objek tidak selalu harus sama dengan nama klasnya. Bahkan untuk tool pemrograman Borland Delphi yang digunakan nama objek tidak boleh sama dengan nama klasnya.

• Message
Message adalah komunikasi yang dimiliki oleh dua buah objek yang menimbulkan sebuah event. Sebuah message membawa informasi dari fokus kontrol sumber kepada fokus kontrol tujuan.

• Message to Self
Message to Self adalah message yang diberikan oleh sebuah objek kepada dirinya sendiri.

5. Collaboration diagram.

Collaboration diagram adalah diagram interaksi yang memperlihatkan urutan dari message yang merupakan implementasi dari operasi atau transaksi. Collaboration diagram memperlihatkan objek-objek, hubungan dan message dari objek-objek tersebut. Seperti halnya sequence diagram, collaboration diagram juga merupakan representasi alternatif dari interaksi. Meskipun demikian, pada sequence diagram ditampilkan interaksi objek berbasis waktu (time-base object interaction) sedangkan collaboration diagram menampilkan bagaimana objek berhubungan satu sama lainnya.

Contoh Statechart diagram untuk TParameterForm.

Untuk penggambaran sebuah collaboration diagram, simbol – simbol yang digunakan serupa dengan simbol pada sequence diagram dan ditambah sebuah garis tanpa arah yang disebut link. Contoh collaboration diagram untuk manipulasi parameter dapat dilihat pada gambar berikut.

Contoh collaboration diagram untuk TParameterForm.

 
daftar pustaka penelitian tsp & gls

 
.

Pencarian terkait:

contoh statechart diagram - contoh sequence diagram - statechart diagram - pengertian association - use case diagram - contoh uml - pengertian asosiasi - state diagram - state diagram adalah - contoh class diagram -

Advertisements 

 

 

 

 Tags :   class library, diagram, implementasi GLS TSP, pemodelan, Penerapan Algoritma Genetik, penggunaan Genetic Local Search Algorithm, Penyelesaian Traveling Salesman Problem, skripsi, Solusi TSP, tugas akhir, UML

Artikel yang berkaitan :

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>