Berjuang Dalam Kompetisi Melawan Banjir

Bisa dibilang rumah saya termasuk kawasan bebas banjir, tetapi setiap kali turun hujan deras, saya selalu merasa was-was: Apakah akan terjadi banjir atau tidak ?! Sebab jika banjir, walaupun tempat tinggal saya bebas banjir tetapi bisa dikatakan akan terkepung oleh banjir sehingga akan terisolasi dari “dunia luar” :( . Kemudian terbayang oleh saya tentang masyarakat yang tempat tinggalnya berada di kawasan banjir, pasti akan lebih cemas daripada saya, apalagi kalau hujannya di waktu malam,tidur pun jadi tidak nyenyak.. dan akhirnya cuma pasrah berkata : yah.. hujan lagi.. :)

Diakui atau tidak, hujan adalah berkah. Tetapi ketika air yang datang berlebih dan menjadi musibah banjir, masyarakat yang tinggal dikawasan banjir pun setidaknya akan menggerutu karena minimal setelah banjir surut mereka harus kerja bakti membersihkan rumah. Dan seperti biasanya, kerja bakti tersebut akan memakan banyak tenaga, waktu dan biaya. Belum lagi persoalan makanan, penyakit dan yang paling umum: susahnya mendapatkan air bersih!

 

 

Bila diselidiki lebih lanjut, sebenarnya banjir yang terjadi umumnya selalu terjadi (hampir) setiap tahun dengan penyebab banjir yang rasanya masih yang itu-itu juga. Tetapi kenapa banjir selalu ada di hampir setiap tahun?! apakah pemerintah yang tidak becus salah urus, atau masyarakat yang bodoh tidak peduli terhadap lingkungan ?!

Tapi saya yakin, dengan adanya banjir, pasti terbersit keinginan untuk pindah dari kawasan banjir. Tapi apa mau dikata, hendak pindah ke mana? Alasan penghalang utama adalah uang, lalu diikuti alasan-alasan lainnya seperti apakah tempat yang baru akan lebih baik, lebih manusiawi.

Hingga akhirnya waktu jua lah yang akan menentukan, apakah banjir dapat dikendalikan, atau banjir yang mengambil kendali. Manusia harus selalu berusaha, Tuhan yang akan menentukan siapa yang menang dalam kompetisi: alam atau manusia.

Pencarian terkait:

apa penyebab susahnya mendapat air bersih - bila banjir selalu terjadi - kompetisi alam - perhitungan kebutuhan waktu surut banjir -

Advertisements 

 

 

 

 Tags :   air meluap, banjir, bencana, bencana alam, lumpur, musibah

Artikel yang berkaitan :

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>