Daftar Cara Mudah, Praktis dan Hemat Listrik Rumah Tangga dan Kantor

Penghematan Listrik Umum

  1. Cabut, lepaskan atau matikan saklar semua perangkat elektronik yang (sudah) tidak digunakan.
  2. Hidupkan perangkat elektronik satu persatu agar tidak menyedot listrik secara bersamaan.
  3. Hindari pemakaian elektronik secara bersamaan yang akan dapat menyebabkan kelebihan beban.
  4. Kurangi pemakaian pada jam 17:00 – 22:00

Penghematan Listrik untuk Penerangan Ruangan

  1. Manfaatkan semaksimal mungkin sinar matahari untuk menggantikan lampu pada siang hari.
  2. Optimalkan penggunaan bahan-bahan yang dapat memantulkan dan mengarahkan sinar matahari atau sinar lampu, seperti cat putih, kaca bening, cermin, plat logam (seng, besi, aluminium, dsb).
  3. Pengaturan interior ruangan agar mendukung dan tidak menghalangi pencahayaan / penerangan.
  4. Rencanakan jumlah, titik pemasangan, saklar lampu dan ukuran/ daya lampu yang akan dipasang agar penerangan bisa optimal.
  5. Gunakan peralatan elektronik yang hemat energi, contohnya lampu hemat energi neon TL atau LED. Walaupun harganya lebih mahal, tetapi kita bisa menghemat melalui biaya operasional.
  6. Matikan lampu pada ruangan bila sudah tidak terpakai
  7. Sesuaikan ukuran / daya lampu dengan luas ruangan dan kebutuhan.
  8. Pada ruangan yang luas, pertimbangkan sesuai keadaan dan kebutuhan untuk mengurangi cahaya dengan cara mematikan lampu berdaya watt besar dan mulai menggunakan lampu yang daya watt kecil (misal lampu utama dimatikan, lampu tidur dihidupkan)
  9. Nyalakan lampu hanya pada saat dibutuhkan dan segera matikan jika sudah dianggap tidak dibutuhkan lagi. Sebagai contoh, nyalakan lampu taman saat hari mulai gelap dan matikan ketika sinar matahari mulai terang.
    Pertimbangkan untuk menggunakan saklar otomatis yang dapat mendeteksi cahaya/ penerangan.
  10. Bersihkan lampu, kaca, atau perangkat untuk penerangan lainnya secara rutin dari kotoran agar cahaya yang dihasilkan, diteruskan atau dipantulkan dapat berjalan dengan sempurna.

Penghematan listrik pada penggunaan Air

  1. Hindari penggunaan mesin pompa dengan jarak waktu menyalakan dan mematikan yang terlalu dekat dan sering.
  2. Gunakan bak penampung air atau tangki air / torn dengan besar ukuran disesuaikan dengan kebutuhan.
  3. Gunakan pengatur otomatis untuk menyalakan mesin pompa air bila isi tangki mulai kosong dan juga mematikan mesin pompa air bila tangki mulai penuh (sebelum meluber / tumpah).
  4. Atur penyalaan otomatis mesin pompa air untuk melakukan pengisian kembali bak penampung / tangki air dengan jarak yang tidak terlalu dekat dari terakhir kali mesin dimatikan.
  5. Rawat dan pastikan tidak terjadi kebocoran pada pipa aliran air.
  6. Panaskan air untuk mandi dengan bantuan energi dari sinar matahari (panel surya).
  7. Gunakan gas sebagai alternatif pengganti heater listrik.
  8. Jangan mendidihkan air (untuk diminum) jangan terlalu lama, terutama bila menggunakan pemanas atau kompor elektrik
  9. Pertimbangkan untuk menggunakan jasa air minum kemasan atau isi ulang
  10. Rawat dan bersihkan mesin pompa air secara rutin agar kinerja pompa selalu dalam keadaan baik atau prima.
  11. Gunakan air dengan hemat, agar beban kerja pompa air berkurang, sehingga konsumsi listrik akan lebih hemat.

 

Penghematan listrik untuk mendinginkan ruangan

  1. Jika suhu ruangan terasa panas, coba buka pintu, jendela atau ventilasi lainnya agar udara segar yang lebih dingin dapat masuk.
  2. Sebelum menggunakan AC, coba gunakan kipas angin terlebih dahulu.
  3. Sesuaikan ukuran penggunaan kekuatan kipas angin dan AC dengan kondisi dan besar ruangan.
  4. Gunakan ac yang hemat energi. pertimbangkan untuk menggunakan AC pintar yang dapat mendeteksi jumlah orang yang ada di dalam ruangan.
  5. Matikan ac atau kipas angin jika ruangan sudah terasa dingin atau tidak ada orang.
  6. Ketika menyalakan AC dan menjaga suhu tetap dingin, maka pastikan tidak ada aliran udara panas yang dapat masuk baik lewat pintu, jendela atau ventilasi lainnya.
  7. Gunakan tirai, kerai, hording atau mungkin kaca film untuk menghalangi masuknya sinar matahari.
  8. Jangan menempatkan mesin yang dapat menghasilkan panas secara ekstrim di dalam ruangan.
  9. Hindari menempatkan sesuatu yang dapat menghalangi sirkulasi udara.
  10. Pakai pengatur suhu dan waktu otomatis untuk pemakaian AC
  11. Sebisa mungkin hindari pengaturan suhu yang terlalu dingin, sebab semakin dingin suhu ruangan yang diinginkan maka semakin besar konsumsi listrik yang akan digunakan.
  12. Rawat dan bersihkan kipas angin dan AC secara rutin.

Penghematan listrik untuk mencuci pakaian

  1. Kelompokkan pakaian yang akan dicuci berdasarkan tingkat kekotoran dan kelunturan warna.
  2. Masukkan pakaian kotor sesuai dengan ukuran kapasitas mesin cuci, agar pemakaian listrik dan air dapat optimal.
  3. Jangan mencuci pakaian terlalu sedikit sebab air dan listrik yang dibutuhkan relatif akan sama.
  4. Hindari penggunaan mesin pengering yang ada pada mesin cuci, dan gunakan hanya bila dalam keadaan terpaksa. Biasakan untuk mengeringkan pakaian secara alami dengan dijemur atau diangin-anginkan.
  5. Pertimbangkan untuk mencuci pakaian secara manual dengan tangan.

Penghematan listrik untuk menseterika pakaian

  1. Seterikalah pakaian setelah jumlah pakaian yang akan diseterika sudah cukup banyak. Jangan menseterika pakaian sedikit demi sedikit sebab akan butuh lebih banyak energi listrik untuk memanaskan setrika yang akan digunakan.
  2. Sebelum menyetrika kelompokkan pakaian berdasarkan jenis bahannya.
  3. Gunakan pengatur temperatur setrika sesuai dengan jenis pakaian / baju / celana.
  4. Matikan setrika bila aka ditinggal cukup lama.
  5. Setrika pakaian dengan cepat dan rapi, dan bila perlu gunakan meja setrikaan.
  6. Untuk pakaian yang mudah disetrika bisa disetrika terakhir dengan memanfaatkan sisa panas setrika yang masih ada setelah setrika dimatikan / dicabut kabelnya.
  7. Bersihkan dan rawat terutama pada bagian bawah setrika, agar kinerja setrika bisa maksimal

Penghematan listrik untuk lemari es / lemari pendingin / kulkas / freezer

  1. Bila memungkinkan, pilih produk lemari es yang hemat energi dan ramah lingkungan
  2. Matikan kulkas atau pendingin bila dalam kosong
  3. Cabut atau matikan saklar kulkas bila aliran listrik padam
  4. Jangan membuka tutup kulkas terlalu lama agar suhu dingin di dalam kulkas tidak berubah
  5. Setting pengatur suhu kulkas anda agar sesuai dengan isi kulkas.
  6. Hindari menaruh makanan atau minuman yang masih panas di dalam kulkas
  7. isi kulkas agar jangan terlalu penuh / sesak.
  8. Tempatkan kulkas jauh dari sumber panas dan beri jarak minimal 15 cm dari dinding agar panas yang dihasilkan oleh kulkas dapat dibuang / dikeluarkan dengan sempurna.
  9. Pastikan tidak ada kebocoran udara dingin, dan jika anda menemukan atau ada kebocoran maka segera perbaiki lubang tersebut
  10. Bersihkan dan rawat kulkas secara rutin.

 

Penghematan listrik untuk televisi, dan media audio-video lainnya.

  1. Matikan televisi bila sudah tidak digunakan
  2. Hindari status perangkat TV dan multimedia dalam posisi standby atau sleep
  3. Jangan terlalu sering mematikan dan menyalakan TV.
  4. Gunakan level suara sesuai kebutuhan. Semakin keras suara akan semakin lebih membutuhkan konsumsi listrik yang lebih banyak.
  5. Tonton acara Televisi yang bermutu / sesuai, dan matikan televisi bila acara yang ada kurang bermutu. anda bisa mengisi waktu dengan kegiatan yang lebih bermutu.
  6. Gunakan TV yang hemat listrik
  7. Sesuaikan ruangan anda dengan ukuran TV
  8. Setel cahaya televisi agar tidak terlalu terang.
  9. Bersihkan dan rawat televisi agar kinerja tetap bagus.

Penghematan listrik untuk penggunaan dispenser

  1. Nyalakan pemanas atau pendingin air sesuai dengan kebutuhan.
  2. Perhatikan intensitas pemakaian air panas / dingin dari dispenser. Bila jarang, sebaiknya matikan saja pemanas / pendingin air tersebut. Hal ini untuk menghindari pemanasan / pendinginan yang berulang kali dilakukan tetapi air yang ada tidak digunakan.
  3. Jangan mempergunakan pemanas atau pendingin air yang ada pada dispenser secara bersamaan. Hal ini akan mendorong memicu pemanasan dan pendinginan yang lebih cepat / sering dilakukan.
  4. Bersihkan dan rawat dispenser dengan baik.

Penghematan listrik untuk penggunaan rice cooker (penanak nasi), magic-jar atau magic-com

  1. Sebelum dimasak, rendam beras dalam air terlebih dahulu selama beberapa menit.
  2. Bila tersedia air panas di termos air panas, gunakan air panas tersebut untuk memasak / menanak nasi.
  3. Hemat waktu untuk memanaskan nasi dengan memperhitungkan waktu untuk memasak nasi, jadi ketika nasi masak acara makan pun siap dilaksanakan.
  4. Pertimbangkan untuk mematikan magic-jar setelah selesai makan, dan hidupkan kembali untuk menghangatkan nasi bila kan makan kembali

Penghematan listrik untuk penggunaan komputer

  1. Gunakan layar LCD daripada menggunakan monitor dengan tabung katoda (CRT).
  2. Atur setting layar terutama resolusi, brightness dan contrast agar dapat lebih rendah, teduh dan hemat.
  3. Atur power savings komputer baik untuk layar / monitor, hard disk dan yang lainnya.
  4. Pertimbangkan untuk mempergunakan blank screensaver daripada screensaver animasi.
  5. Bila hendak tidak digunakan untuk beberapa saat, sebaiknya matikan layar monitor daripada menggunakan standby mode.

Penghematan Listrik untuk pemakaian lift

  1. jangan memaksa untuk ikut masuk ke dalam lift padahal arah lift tidak sesuai dengan tujuan anda. Bila lift selalu dalam keadaan penuh, pertimbangkan untuk menggunakan alternatif lain, seperti tangga manual atau tangga berjalan (eskalator)
  2. Jika hanya naik satu atau dua tingkat / lantai dan tidak membawa beban yang berat, sebaiknya gunakan tangga. Selain hemat listrik, juga bisa membuat badan sehat dengan olahraga ringan.
  3. Jika anda hendak turun (menuju llantai yang lebih rendah), gunakan tangga atau bila terasa lelah sebaiknya tunggu hingga lift akan bergerak turun, jangan memijit tombol yang akan memaksa lift kosong untuk menjemput anda.
  4. bila ada tangga berjalan (eskalator), sebaiknya gunakan saja eskalator, karena eskalator dirancang untuk selalu bergerak, tidak seperti lift yang menunggu perintah anda

Penghematan Listrik untuk peralatan elektronik lainnya

  1. Tambahkan air secukupnya pada bahan yang akan di-blender, sehingga mengurangi kinerja putaran mesin
  2. Pergunakan microwave untuk menghangatkan makanan pada volume maksimum, sehingga mengurangi frekuensi penggunaan yang tidak diperlukan
  3. Perhatikan waktu yang digunakan untuk menghangatkan makanan, karena ada kalanya makanan telah menjadi hangat pada waktu yang singkat

;)

Pencarian terkait:

cara menghemat listrik rumah - cara hemat listrik - cara menggunakan dispenser - cara hemat mengurangi beban listrik rumah tangga - cara penghematan listrik - cara kerja dispenser air panas hemat listrik -

 
 

 

 Tags :   berhemat, berhemat listrik, cara berhemat, cara cerdas, cara hemat, cara hemat listrik, cara memakai, cara mengatur, cara menggunakan, cara praktis, hemat, hemat energi, listrik, listrik hemat, menghemat listrik, penghematan listrik, selamatkan bumi, tips dan trik, tips hemat, tips hemat listrik

Artikel yang berkaitan :

2 Respon untuk Daftar Cara Mudah, Praktis dan Hemat Listrik Rumah Tangga dan Kantor

  1. kevan dharma berkata:

    salam kenal..
    makasi informasinya..
    mulai sekarang harus hemat-hemat lagi nih..
    kunjungi juga blog saya
    kevan dharma
    Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

  2. Iya nih , bencana sepertinya tidak henti-hentinya melanda negara kita, mudah2an dengan adanya bencana bisa memberi hikmah buat kita semua. Kemarin malam sempat hujan debu di kost2an, jalan2 di jogya penuh debu jadi serba susah kalo keluar rumah harus berjibaku dengan debu.

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>