Saringan Pasir Lambat (SPL)
Saringan Pasir Lambat (SPL) sudah lama dikenal di Eropa sejak awal tahun 1800an. Untuk memenuhi kebutuhan akan air bersih, SPL dapat digunakan untuk menyaring air keruh ataupun air kotor. Saringan Pasir Lambat sangat cocok untuk komunitas skala kecil atau skala rumah tangga. Hal ini tidak lain karena debit air bersih yang dihasilkan oleh SPL relatif kecil.
Ada dua jenis proses penyaringan yang terjadi pada Saringan Pasir Lambat, yakni secara fisika dan biologi. Partikel-partikel yang ada dalam sumber air yang keruh secara fisik akan tertahan oleh lapisan pasir pada SPF. Disisi lain, bakteri-bakteri dari genus Pseudomonas dan Trichoderma akan tumbuh dan berkembang biak. Pada saat proses filtrasi dengan debit air lambat (100-200 liter/jam/m2 luas permukaan saringan), patogen yang tertahan oleh saringan akan dimusnahkan oleh bakteri-bakteri tersebut.
Secara umum skema dari Saringan Pasir Lambat dapat dilihat sebagai berikut :

Atau mungkin anda dapat memodifikasinya sehingga menjadi seperti gambar di bawah ini

Secara berkala pasir dan kerikil dari SPL harus selalu dibersihkan. Hal ini untuk menjaga agar kualitas air bersih yang dihasilkan selalu terjaga dan yang terpenting adalah tidak terjadi penumpukan patogen / kuman pada saringan. Untuk disinfeksi kuman yang terkandung dalam air dapat menggunakan menggunakan berbagai cara seperti khlorinasi, brominasi, ozonisasi, penyinaran ultraviolet ataupun menggunakan aktif karbon. Untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan, sebaiknya air hasil penyaringan dimasak terlebih dahulu hingga mendidih sebelum dikonsumsi. 

Pencarian terkait:
saringan pasir lambat - penyaringan pasir lambat - filtrasi - proses filtrasi - metode saringan pasir - penyaringan AIR MENGGUNAKAN KERIKIL - gambar saringan - gambar filtrasi - pasir lambat - cara membuat saringan air kolam - cara buat penyaringan melalui filtrasi - gambar-gambar cara desinfeksi - gambar saringan pasir - gambar saringan air bersih - saringan air lambat - pembuatan penyaringan air - artikel saringan pasir lambat - permukaan saringan - saringan pasir aktif - saringan 10# 200# - cara membuat filtrasi kolam ikan sederhana - MAKALAH PASIR - bagan saringan pasir lambat - penjernihan air dengan cara sederhana - skema filter kolam ikan - pasir - metode pasir lambat - ozonisasi pada air minum - ozonisasi - gambar saringan pasir lambat - pasir aktiv - saringan lambat - filter air besi - cara membuat saringan pasir lambat - penyaringan air tepat guna - pasir cepat - drum air menyaring cara membuat - pasir cepat dan pasir lambat - cara pembuatan saringan pasir - cara membuat saringan air dengan pasir - cara membuat saringan penjernih air yang mengandung zat besi - penjernih air sederhana menggunakan pasir - cara membuat saringan air/filter - filter air dari paralon - proses penjernihan air secara filtrasi - gambar saringan pasir lambat tepat guna - saringan pasir untuk menyaring air - artikel penjernihan air sederhana - ALAT PENYARING AIR KOLAM IKAN SEDERHANA - susunan filter pasir cepat -
Tags : air bersih, cara mudah, disinfeksi, filter air, filter air sederhana, pengolahan limbah rumah tangga, penjernih air, penjernih air keruh, penjernih air sederhana, penyaring air, penyaringan air, rumah tangga, saringan, saringan air, saringan pasir
boss mau tanya di tempat saya dulu nya pesawahan malah sekarang masih ada di pinggir rumah saya, air nya bening tapi klu di pake nyuci baju putih jadi kusam. apakah cocok tidak kalau sy coba dengan SPL? trim kasih.
Berarti airnya mengandung unsur logam atau zat besi. Baju putihnya jadi kusam karena mungkin sama om Radius baju tersebut direndam menggunakan deterjen yang mengandung pemutih. Pemutih tersebut bereaksi dengan logam yang ada di air dan membuat bajunya jadi kusam atau kuning.
lalu bagaimana cara sederhana yang dapat dilakukan agar baju tidak kusam?
punya gambar tentang pasir yang digunakan..? di kampung saya, air bersih jadi soal utama. saya perna coba membuat penyaringan dengan pasir dan arang. pasir yang kugunakan hampir setengah drum. tapi hasilnya msih kotor….2. apa fungsi pipa yang naik keatas setelah air disaring? makasi…
2 minggu yang lalu saya bikin filter air dengan pipa paralon 6 inch sebagai medianya. Bahan filternya (diurutkan dari atas : pasir ziolite, pasir aktif dan yang terakhir arang batok kelapa. Sumber air dari air tanah dengan tampilan awal bening tapi berbau, kalau dibiarkan beberapa jam saja jadi keruh dan bau banget.
Awalnya hasilnya bagus (bening dan tidak berbau). Tapi setelah beberapa hari saya bersihkan pasirnya, hasilnya awalnya bening tapi setelah beberapa jam warnanya berubah jadi agak keruh (cenderung kehitaman) tapi tidak berbau.
Mohon solusinya mengenai hal ini. terima kasih
mksh ya….
lmyn nmbh” ilmu
hheeee……
bagus bggt
MAkasih infonya,mungkin gambar dan drumnya lebih di perjelas
http://www.mgs-evo.blogspot.com rahasia pembuatan filter media
masih tetep kotor ah
aimyaya.com, beberapa hari yang lalu saya coba membuat SPL dengan menggunakan ember plastik muatan 100 ltr. susunan dari atas ke bawah : pasir halus (tebal 50 cm), kerikil (15 cm), kain dari handuk, batu sirtu/cipping/batu cruser (10 cm).
Pasir dan kerikil saya ambil dari sungai Kapuas karena kebetulan sy bermukim di bantaran sungai Kapuas yang airnya sangat keruh.
hasil yang saya dapatkan (produk air) tidak kunjung jernih bahkan tidak ada perubahan sama sekali.
kira-kira kekurangannya apa ya? apakah wadahnya terlalu besar atau karena pasir penyaring mengandung tanah atau gmn. mohon masukan
Apa mungkin kita harus menggunakan 2 metode penyaringan SPL dan SPC + di tambah denga pompa bertekana sedang atau tinggi untuk menyedot air tersebut hingga kotoran’y masuk ke dalam saringan tersebut…..
@haiii….
smua pertanyaan kurang lebih sama dng sy.bhkan filter yg sy buat ada tiga,2 saringan pasir cepat&1saringan pasir lmbat(grafity-fed filtering system)hasilnya msh mengandung zat besi.
oya..sy pingin tau cara membuat tabung clorinenator mungkin dng tabung itu hasilnya bisa lbh optimal..apakah sama dgn pembuatan filter?……